Tangerang – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan), Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) melaksanakan kegiatan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun 2025 di Lapangan Upacara PEPI, pada Senin (10/11/2025).
Sebanyak 36 pegawai menerima SK pengangkatan PPPK yang akan memperkuat berbagai unit kerja strategis di lingkungan PEPI dan Kementerian Pertanian. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam menghadirkan aparatur profesional yang siap mendukung pengembangan pertanian maju, mandiri, dan modern, serta mempercepat terwujudnya kemandirian pangan Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan SDM pertanian, termasuk pengangkatan PPPK, merupakan investasi penting bagi keberhasilan program swasembada pangan nasional.
“PPPK harus menjadi ujung tombak dalam mendukung program ketahanan pangan. Bekerjalah dengan hati, berikan yang terbaik bagi petani, dan jadilah bagian dari solusi untuk mewujudkan pertanian yang kuat dan berdaulat,” tegas Menteri Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa peran PPPK sangat strategis dalam mendukung transformasi kelembagaan pendidikan dan pelatihan pertanian.
“PPPK adalah motor penggerak dalam memperkuat kualitas SDM pertanian. Jadilah ASN yang tangguh dan inovatif, karena ketahanan pangan nasional hanya bisa dicapai melalui SDM yang berkompeten dan berintegritas tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pegawai PPPK penerima SK di PEPI menyampaikan komitmennya untuk turut serta dalam upaya mendukung swasembada pangan melalui pengembangan teknologi pertanian dan pendidikan vokasi.
“Kami siap berkontribusi dalam mencetak tenaga terampil dan inovatif di bidang enjiniring pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Direktur PEPI, Dr. Ir. Harmanto, M.Eng., secara simbolis menyerahkan SK kepada perwakilan pegawai PPPK yang telah dinyatakan lulus pada seleksi tahap II. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kehadiran PPPK baru akan memperkuat peran PEPI sebagai lembaga pendidikan vokasi yang berkontribusi langsung pada pembangunan sektor pertanian nasional.
“PPPK di lingkungan PEPI bukan hanya tenaga pendidik atau teknisi, tetapi juga agen perubahan yang akan berkontribusi nyata dalam pengembangan teknologi pertanian dan peningkatan produktivitas pangan nasional,” ujar Harmanto.
Lebih lanjut, Harmanto menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidikan vokasi, penelitian terapan, dan implementasi teknologi tepat guna untuk memperkuat ekosistem ketahanan pangan di Indonesia.
“Melalui penguatan SDM aparatur pertanian, PEPI berkomitmen mendukung Kementan dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan memastikan kesejahteraan petani Indonesia,” pungkasnya.
Dengan penyerahan SK PPPK Tahap II Tahun 2025 ini, PEPI tidak hanya memperkuat barisan SDM-nya, tetapi juga meneguhkan perannya sebagai mitra strategis Kementerian Pertanian dalam mencetak tenaga profesional pertanian yang siap mendukung program swasembada pangan berkelanjutan.
![]()