Pertanian merupakan aktifitas yang sangat penting bagi sebuah negara, dimana mandat utama pertanian adalah untuk menyiapkan bahan pangan bagi seluruh warga negara. Di Indonesia, semua aktifitas pertanian berada di bawah koordinasi kementerian pertanian. Kementerian pertanian dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk 267 juta jiwa penduduk Indonesia, selalu melakukan program-program terobosan di tengah tantangan perkembangan global saat ini. Program-program untuk pencapaian swasembada komoditas pertanian sudah dilakukan dari tahun 2015 dan akan terus berlanjut.

Memasuki abad ke-21 dalam konteks Revolusi industry 4.0, dan arahan Presiden RI dalam mewujudkan visi Indonesia tahun 2020-2024 yaitu percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Percepatan pembangunan SDM guna memperbaiki piramida kualifikasi tenaga kerja agar menjadi tenaga kerja yang terlatih, terampil agar terserap semuanya ke dalam industri-industri. Seiring dengan hal ini, Presiden mempunyai pesan khusus untuk pendidikan vokasi yaitu agar pendidikan vokasi dihubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru. Oleh karena itu, maka pembangunan SDM saat ini harus diintegrasikan dengan revolusi industry 4.0 untuk menjawab tantangan global yang sedang dan akan terus berkembang dengan sangat cepat. 

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, maka berbagai persoalan dihadapi oleh dunia pertanian meliputi; 1) Pola pikir dan perilaku petani masih berorientasi pada aspek produksi, 2) Menurunnya minat generasi muda di bidang pertanian, 3) Lemahnya kapasitas kelembagaan petani, 3) Masih lemahnya akses petani terhadap modal, teknologi, sarana produksi, dan informasi pasar, 4) Rendahnya kualitas SDM yang bekerja di sektor pertanian, dan 5) masih rendahnya kemandirian petani. Tantangan pembangunan pertanian saat ini adalah pendayagunaan sumber daya pertanian secara berkelanjutan, peningkatan efisiensi dan daya saing produk pertanian. Permintaan terhadap produk pertanian dengan kualitas yang baik dan kontiniuitas yang baik terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sementara dari sisi penyediaannya (supply) dihadapkan pada kelangkaan sumber daya manusia pertanian, dan keterbatasan SDM pertanian yang kompeten.

Untuk lebih lengkap klik

 49 total views

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?