Politeknik Enjiiring Kementan Siapkan Generasi Muda Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Banten

RILIS BPPSDMP – 24 Januari 2024 (HUMAS/42)

TANGERANG – Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), terus melakukan upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian melalui program-program utamanya.

Upaya juga terus dilakukan dalam regenerasi petani, salah satunya melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-up Initiative (YESS-SI).

Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) ditunjuk sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Banten pada pelaksaanaan koordinasi program YESS-SI Tahun 2024-2029.

Kegiatan diikuti oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang serta penerima manfaat program YESS bertempat di Auditorium PEPI, Selasa (23/1/2024).

Program YESS-SI adalah program kerja sama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Program ini bertujuan memfasilitasi kreativitas generasi milenial untuk berkarya dan berwirausaha di sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman terus mendorong generasi muda untuk berperan aktif dan proaktif demi memajukan pertanian Indonesia.

“Indonesia khususnya sektor pertanian sangat membutuhkan ide-ide baru yang fresh dan kreatif dari anak muda agar produk-produk pertanian semakin bernilai tambah dan berdaya saing di pasar global,” kata Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, petani milenial mempunyai peran penting dalam melanjutkan pembangunan di sektor pertanian.

“Untuk mencapai produktivitas pertanian yang tinggi, hal utama yang paling utama yaitu tersedianya SDM Pertanian yang unggul, andal, profesional, dan mandiri serta berjiwa enterpreneur tinggi,” sebut Dedi.

Sementa itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Idha Widi Arsanti mengatakan potensi pertanian di Provinsi Banten cukup besar karena didukung oleh luas lahan dan sumber daya manusia pertanian yang berlimpah.

Akan tetapi lanjut dia, banyak sekali anak muda di provinsi tersebut justru pada waktu tertentu memilih untuk bekerja di perkotaan.
“Sehingga Program YESS-SI berupaya untuk mengembalikan potensi anak muda untuk tetap di desa dan mengembangkan daerah pedesaannya,” ujar Santi.

Program YESS-SI di Provinsi Banten akan menyasar tiga kabupaten yang memiliki luas lahan dan pontesi pertanian yang besar besar, tetapi tingkat pengangguran, angka kemiskinan, serta inflasinya tinggi. Ketiga kabupaten itu meliputi Kabupaten Serang, Kabupaten Pandenglang, dan Kabupaten Lebak.

“Kita sangat berharap ke depannya Program YESS-SI dapat menekan angka penganguran dan dapat membangun usaha pertanian di Provinsi Banten,” kata Santi.

Kemudian untuk mengentaskan kemiskinan Tanah Jawara, pihakanya memberikan intervensi berupa pelatihan, fasilitas permodalan hingga pemasaran.

Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Muharfiza mengatakan, pihaknya siap menjalankan Program YESS-SI di Provinsi Banten dengan fasilitas yang dimiliki PEPI saat ini.

“PEPi siap mendukung pengembangan program YESS-SI ini karena PEPI memiliki infrastruktur dan SDM yang mencukupi. Apalagi dengan kekhususan PEPI di bidang enjiniring pertanian sepertinya akan menjadi titik ungkit untuk mendukung Program YESS-SI” katanya.

 394 total views

Translate »
Accessibility
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?