TANGERANG – Delegasi kunjungan KSAM (Korean Society of Agricultural Machinery) bersama Desrial, Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Pertanian Presisi sekaligus ketua PERTETA (Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia) hadir di Kampus Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia dalam rangka kerja sama memperkuat jejaring internasional serta menjajaki potensi kolaborasi dalam mekanisasi dan modernisasi pertanian, Jumat (08/08/2025).
Program ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, yang menegaskan pentingnya regenerasi petani dan modernisasi sektor pertanian.
“Untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan daya saing produk pertanian, kita harus menyiapkan generasi muda yang kompeten di bidang ini. Polbangtan dan PEPI hadir sebagai solusi bagi anak-anak muda yang ingin berkontribusi dalam pertanian modern,” ujar Mentan Amran.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti menyatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan banyak program untuk mendukung target Kementan. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak tenaga ahli dalam berbagai bidang yang siap untuk bekerja sama.
“BPPSDMP berupaya mengoptimalkan peran pendidikan vokasi. Politeknik kementan sebagai pelaksana pendidikan vokasi merupakan kampus yang melahirkan generasi milenial yang tiada henti berinovasi sebagai modal alulni ketika terjun ke masyarakat,” katanya.
Kunjungan ini dalam rangka membahas kerjasama yang akan dibangun antara PEPI dan KSAM dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan rekrutmen tenaga kerja terdidik ke Korea.
Dalam kesempatan ini, Wakil Direktur I Andy Saryoko juga memaparkan sekilas profil PEPI dan mengajak para tamu melihat langsung fasilitas workshop serta alat mesin pertanian yang PEPI miliki. Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih luas demi kemajuan teknologi pertanian Indonesia. Sekaligus memperkuat jejaring internasional sekaligus menjajaki peluang kolaborasi di bidang mekanisasi dan modernisasi pertanian.
Hal yang sama disampaikan oleh Harmanto selaku wakil direktur II PEPI mengatakan kami berharap kedatangan KSAM ke PEPI dapat membuka peluang sebesar-besarnya untuk merekrut lulusan-lulusan dari PEPI untuk bekerja di Korea sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan stake holder, ujarnya.
![]()