Kolaborasi dengan PT Triputra Agro Persada, Politeknik Enjiniring Kementan Siapkan Tenaga Kerja Terampil

Serpong- Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Kementerian Pertanian sepakat gandeng PT Triputra Agro Persada sebagai upaya pemenuhan kebutuhan SDM tenaga kerja dibidang pertanian. Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandatanganan Naskah Kesepahaman yang ditandatangani Direktur PEPI Muharfiza bersama Deputy.

Penandatangan Naskah Kesepahaman tersebut merupakan kesepakatan kerja sama untuk melakukan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Utamanya adalah PEPI sebagai Pendidikan vokasi berkomitmen memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan standar kebutuhan tenaga kerja industri masa kini.

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan dan industri kelapa sawit PT Triputra Agro Persada berupaya menjaring potensi-potensi tenaga kerja yang bersumber dari perguruan tinggi vokasi Pertanian.

Director Human Capital, Handoko Gidion Immanuel mengatakan Kerjasama ini dilakukan agar SDM tenaga kerja diperusahaanya terpenuhi sesuai dengan spesifikasi dan kriteria yang dibutuhkan. “kami memiliki program talent scouting atau magang selama 5 bulan di PT Triputra Agro Persada, dimana kami memberikan kesempatan untuk mahasiswa untuk berorientasi langsung dengan perusahaan kami. Dari program magang tersebut merupakan golden tiket untuk terekrut diperusahaan kami apabila memenuhi standar tenaga kerja kami” ujarnya.

“Waktu 5 bulan tersebut agar dimanfaatkan betul oleh mahasiswa untuk terjun didunia kerja”tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Direktur PEPI Muharfiza menyambut hangat kerja sama yang akan dilakukan bersama PT. Triputa Agro Persada. Sebagai pergurun tinggi Vokasi, PEPI terus melebarkan kerja sama dengan berbagai mitra strategis dalam memberikan ruang pembelajaran di luar kampus bagi mahasiswa, khususnya melalui program magang untuk melatih kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.

“PEPI memiliki 3 program studi yang mendukung perkembangan teknologi pertanian, yakni teknologi Mekanisasi Pertanian, Teknologi Hasil Pertan dan Tata Air Pertanian. Melalui progam magang tersebut nantinya kurikulum yang ada akan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensinya sebagai ajang mahasiswa untuk terjun di dunia kerja”ujar Muharfiza.
“Kami berharap agar Kerjasama ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa kami untuk menjadi bagian di PT. Triputa Agro Persada ”tambahnya.

Sebagaimana Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kualitas SDM Pertanian produk pendidikan vokasi harus diutamakan. Melalui Program penyiapan SDM unggul yang menjadi suatu keharusan untuk memacu target produksi dan produktivitas pertanian yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan ekspor.

Disisi lain Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan tujuan pendidikan vokasi pertanian adalah menciptakan job creator dan job seeker yang andal, maju, mandiri dan modern.
“Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul yakni job seeker serta sebagai pengusaha pertanian milenial handal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin atau job creator,” katanya.

“Melalui acara ini, unit pendidikan senantiasa bertemu dan berkomunikasi dengan mitra industrinya untuk melakukan evaluasi dan pengembangan penyelenggaraan pendidikan agar senantiasa sejalan dengan perkembangan di industri,” paparnya.

 163 total views

Translate »
Accessibility
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?