Jaring Generasi Milenial melalui PMB

(Tangerang, 02/03). Pendekatan modern pada sektor pertanian akan membuat cara kerja lebih efektif dan produktif, tanpa meninggalkan tenaga kerja manusia. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan akan tetap melakukan pendekatan modern, salah satu mekanisasi pertanian.

Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) melaksanakan rapat persiapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Rapat ini bertujuan sosialisasi PMB PEPI. PEPI merupakan institusi pendidikan tinggi baru di bawah Kementerian Pertanian Bidang enjiniring pertanian.

Rapat dipimpin oleh Dr. Tatang Suryadi selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni pelaksanaan PMB akan dilakukan lebih awal agar mendapatkan mahasiswa yang berkualitas. Selain untuk mendapatkan mahasiswa, PMB ini juga akan mensosialisasikan atau menyebarluaskan informasi mengenai sistem pendidikan tinggi vokasi di PEPI. Senada dengan Wadir III, Kasubag AAK menyampaikan bahwa untuk menjaring mahasiswa melalui pola baru, yaitu dengan mengundang siswa/i dari Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan.

Mahasiswa PEPI diharapkan menjadi agen-agen atau teknisi perbaikan alat mesin Pertanian di daerah yang banyak terdapat bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian. Untuk calon mahasiswa PEPI diharapkan yang mempunyai nilai baik pada matapelajaran bidang IPA di sekolahnya.

Disamping melaksanakan Rapat PMB dilanjutkan rapat persiapan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2019/2020. Didalam rapat ini diramu jadwal mata kuliah agar mahasiswa PEPI dapat menempuh pembelajaran yang baik di semester genap. Mata kuliah yang disusun sesuai dengan kebutuhan lapangan dan sudah memperhatikan masukan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Harapan setelah rapat persiapan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2019/2020 akan mencetak generasi milenial yang tangguh, unggul dan berjiwa usaha. (MZ)

 38 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?