LAMPUNG – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pertanian nasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur dan Tulang Bawang Provinsi Lampung Selama 4 hari dari Senin hingga Kamis, 25 – 28 Agustus 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas dan kinerja Brigade Pangan, serta terjalinnya sinergi antara pendidikan vokasi pertanian dan masyarakat lokal dalam rangka memperkuat ketahanan pangan desa.
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) memiliki peran strategis dalam memajukan sektor pertanian di Indonesia.
Sebagai lembaga pendidikan vokasi, Politeknik dinilai mampu mencetak sumber daya manusia yang terampil, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia pertanian modern.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Ia menegaskan pentingnya pendidikan berbasis kebutuhan industri untuk menghasilkan tenaga kerja yang mampu menerapkan teknologi modern di bidang pertanian.
Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia, Muharfiza dalam arahannya mengatakan Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas Brigade Pangan. Tidak hanya dalam penerapan budidaya pertanian saja, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan seperti pembuatan pupuk organik, pestisida nabati, dan penguatan manajemen kelompok. PEPI memberikan ruang dan kesempatan untuk tumbuh, dan kesempatan ini tidak datang dua kali.
Salah satu kegiatan unggulan dalam pengabdian ini adalah Pelatihan pembuatan penangkar benih lokal, yang bertujuan agar Brigade Pangan dapat memproduksi benih berkualitas secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan lokal sekaligus memperpendek rantai distribusi benih. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan petani agar tidak tergantung pada pasokan benih dari luar wilayah.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Tim Pengabdian Masyarakat dari PEPI, Penyuluh Pertanian Pendamping Brigade Pangan, Brigade Pangan Karya Pelita, Brigade Pangan Bandar Mataram, Brigade Pangan Pasir Sakti serta mahasiswa dan mahasiswa PEPI yang ikut berkontribusi aktif dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, peserta juga akan menerima materi tentang penguatan manajemen kelembagaan ekonomi milik kelompok, yang bertujuan memperkuat tata kelola kelompok dan meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan usaha pertanian berbasis komunitas. Materi ini diharapkan mampu memberikan bekal strategis bagi para pelaku tani agar mandiri secara ekonomi dan kelembagaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata PEPI dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul, tangguh, dan berdaya saing. Diharapkan, melalui program ini, Brigade Pangan dapat lebih siap dan mandiri dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan, terutama dalam perubahan iklim dan dinamika pasar pangan.(*)
![]()