Dies Natalis ke-5 PEPI: Menabur Harapan di Era Pertanian Modern

Tangerang–Politeknik Enjinring Pertanian Indonesia (PEPI) gelar Dies Natalis ke 5 dengan Tema “With synerggy embaraces diversity, created unity”, selasa (25/6/2024) dia auditorium PEPI. Kegiatan tersebut diikuti oleh Direktur PEPI beserta unsur pimpinan dan seluruh civitas akademika.

Dalam sambutannya, Direktur PEPI Muharfiza menyatakan bahwa pada usia PEPI ke 5 diperlukannya sinergi merangkul keragaman dalam mencapai visi yaitu menjadikan Perguruan Tinggi yang unggul bertaraf internasional dalam mewujudkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing di bidang enjiniring dan teknologi pertanian.

Muharfiza menghimbau kepada seluruh civitas akademika terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan integritas dan membangun kepercayaan publik dengan berbagai langkah.

Disampaikan juga informasi mengenai saluran pelaporan daring jika ada pegawai ataupun pengguna yang melihat atau mengalami pungutan liar dalam pelayanan PEPI. Beberapa saluran pelaporan resmi Kementerian Pertanian tersebut antara lain Kaldu Emas, UPG Sigap, SI-Intan, dan Whistleblower.

Pada usia ke 5 tahun bagi sebuah organisasi merupakan taraf bertumbuh. Tumbuh dan berkembangnya institusi memerlukan keterlibatan semua komponen yang ada di dalamnya, termasuk mahasiswa di luar yang bersinergi untuk membangun dunia pertanian.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian yang ada di daerah, kata dia, kita wajib mendukung program strategis pemerintah. Dalam konteks saat ini mengabdi untuk negeri untuk menyelesaikan program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Program Pompanisasi.

“Sebentar lagi mahasiswa PEPI Tingkat II akan melakukan Praktek Kerja Lapang (PKL) ke Provisinsi Sumatera Selatan dan Banten. Dalam pelaksanaan PKL tersebut, mahasiswa PEPI ikut dalam bagian pelaksanaan Strategi Kementerian Pertanian diantaranya Optimalisasi Lahan Rawa, ⁠Pompanisasi dan ⁠Perluasan Areal Tanam”, tegas Muharfiza.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

“Kredibilitas generasi muda di bidang pertanian saat ini semakin berkembang. Saya makin percaya anak muda yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik,” ujar Amran.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mendukung penuh upaya Polbangtan dalam menyiapkan SDM petani yang andal.

“Termasuk dengan memberikan pelatihan dari hulu ke hilir terhadap para mahasiswa untuk lebih berkompeten dalam bidangnya,” sebut Dedi.

Loading

Translate »
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?
Skip to content