Tangerang — Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) di bawah Kementerian Pertanian terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui sinergi dengan berbagai institusi strategis. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan mahasiswa PEPI ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Jumat (30/1).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat kerja sama antarlembaga pendidikan dalam rangka mendukung pengembangan SDM pertanian yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki daya saing dan wawasan kebangsaan yang kuat. Sinergi antara sektor pertanian dan pertahanan dinilai penting dalam menghadapi tantangan global, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan ketahanan nasional.
Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa penguatan kualitas SDM merupakan fondasi utama pembangunan sektor pertanian nasional. Menurutnya, pendidikan vokasi pertanian harus mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan.
“Pendidikan vokasi pertanian harus diperkuat dan disinergikan dengan berbagai institusi strategis agar mampu mencetak generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan,” ujar Mentan dalam arahannya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan pertanian ke depan membutuhkan SDM yang tangguh, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika global.
“Penguatan pendidikan vokasi pertanian perlu dilakukan melalui jejaring dan kerja sama dengan berbagai institusi strategis agar lulusan memiliki kompetensi teknis yang kuat, karakter yang tangguh, serta wawasan kebangsaan yang kokoh,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, kegiatan diawali dengan pemaparan profil Universitas Pertahanan RI yang menjelaskan peran strategis Unhan RI dalam mencetak SDM unggul di bidang pertahanan dan kebangsaan. Mahasiswa PEPI juga diperkenalkan dengan berbagai program pendidikan, fasilitas pendukung, serta budaya akademik dan kedisiplinan yang diterapkan di lingkungan Unhan RI.
Kegiatan kunjungan kemudian dilanjutkan dengan forum diskusi dan sesi sharing antara kedua institusi. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai pengembangan pendidikan vokasi, riset terapan, serta penguatan kompetensi SDM yang selaras dengan kebutuhan sektor pertanian dan ketahanan nasional.
Para mahasiswa PEPI tampak antusias menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait peran generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan nasional.
Melalui diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa sektor pertanian memiliki keterkaitan erat dengan isu pertahanan negara, khususnya dalam konteks ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan semangat nasionalisme di kalangan mahasiswa vokasi pertanian.
Direktur PEPI, Harmanto, menyampaikan bahwa kunjungan ke Unhan RI merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran di PEPI. Menurutnya, penguatan karakter dan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan vokasi pertanian yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“PEPI terus didorong untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kedisiplinan, integritas, dan wawasan kebangsaan. Kunjungan ke Unhan RI menjadi sarana pembelajaran dan benchmarking yang sangat penting bagi pengembangan institusi kami,” ujar Harmanto.
Ia juga berharap, kunjungan ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bentuk pertukaran pengetahuan, pengembangan kurikulum, riset terapan, maupun kegiatan penguatan karakter mahasiswa.
Rombongan PEPI disambut oleh Pranata Humas Ahli Madya Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unhan RI, Surya Supratman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan gambaran umum mengenai profil, peran, dan kontribusi Unhan RI dalam menyiapkan SDM unggul di bidang pertahanan dan kebangsaan. Surya juga menjelaskan bahwa Unhan RI memiliki tiga kampus dengan berbagai program pendidikan serta kegiatan akademik dan nonakademik. Seluruh program tersebut dirancang untuk membentuk lulusan yang berintegritas, berkarakter, serta memiliki semangat bela negara yang kuat.
“Berbagai program dan kegiatan di Unhan RI dapat menjadi referensi dan bahan benchmarking bagi PEPI dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguatan SDM nasional,” jelasnya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin hubungan kelembagaan yang semakin erat antara PEPI dan Unhan RI dalam mendukung pembangunan SDM pertanian yang tangguh, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan nasional.(*)
![]()