Wujudkan Komitmen Regenerasi Petani Muda, Politeknik Enjiniring Kementan Kukuhkan Mahasiswa Baru

Kementerian Pertanian (Kementan) secara serius mengupayakan regenerasi pertanian melalui perguruan tinggi vokasinya. Sejalan dengan itu, Politeknik enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) mengukuhkan 126 mahasiswa baru yang berasal dari 21 provinsi se Indonesia, bertempat di Auditorium pada Jumat (12/09/2025).

Setelah melalui serangkaian seleksi, yakni Tes tertulis dengan Computer Assisted Test (CAT) bagi mahasiswa jalur umum, Tes wawancara dan diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan psikologi dan fisik, mereka dinyatakan lulus dan menjadi mahasiswa baru PEPI.

Hal tersebut tentu sejalan dengan harapan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman bahwa Politeknik merupakan pendidikan tinggi vokasi yang memiliki peran strategis dan berada di garda terdepan dalam mendidik generasi milenial menjadi tenaga-tenaga terampil, professional, dan berdaya kompetitif tinggi yang akan meningkatkan daya saing bangsa.

“Kami yakin politeknik bisa cetak petani milenial. Mari kita jaga kampus ini sebagai pencetak generasi pertanian modern dan milenial,” kata Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti pernah menyampaikan bahwa pertanian membutuhkan dukungan dari kalangan milenial untuk menciptakan lapangan kerja.

Untuk mendukung tumbuhnya pengusaha muda pertanian, Idha Widi Arsanti meluncurkan berbagai program. Dimulai dari struktur kurikulum hingga stimulant usaha yang diberikan kepada mahasiswa dan alumni.

Direktur PEPI, Muharfiza, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan momen penting dalam membangun komitmen para mahasiswa untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian yang tangguh dan berkompeten.

“Kami berharap para mahasiswa dapat mengembangkan diri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan pertanian nasional yang inovatif dan berkelanjutan,” ujar Muharfiza.

Mahasiswa baru yang ditempatkan bersama dalam barak sebagai upaya menumbuhkan kebersamaan, saling menghargai, dan tolong-menolong. Sepanjang tahun pertama, mereka akan didampingi senior serta dibimbing oleh pelatih dari Rindam untuk memastikan kedisiplinan dan pembentukan karakter berjalan optimal.

“Dengan hadirnya mahasiswa baru dari Aceh hingga Papua, kami yakin PEPI dapat menjadi tempat bagi para generasi muda untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” tambahnya.

Diakhir kata Muharfiza juga mengajak Bapak/Ibu orang tua wali untuk mendukung apabila putra putrinya nanti manjadi pengusaha bidang pertanian ataupun peternakan. Hal ini akan sangat membanggakan karena putra putri Bapak/Ibu bukan sebagai pencari kerja namun dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Loading

Translate »
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?
Skip to content