Siaga Sejak Awal, CAMABA Politeknik Enjiniring Kementan Dilatih Tanggap Bencana dan Kebakaran

TANGERANG – Dalam upaya membentuk karakter sumber daya manusia yang tangguh, mandiri, dan profesional, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) terus berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh mahasiswa terhadap potensi bencana dan kebakaran. Sebagai bagian dari implementasi pembentukan karakter tersebut, PEPI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemadam kebakaran Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang selatan. Pelatihan diikuti oleh 125 peserta calon mahasiswa baru (CAMABA) bertempat di Workshop imulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB, Rabu (03/09/2025).

Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman tentang penanggulangan bencana menjadi krusial bagi setiap individu, termasuk mahasiswa politeknik, sebagai bagian dari upaya mitigasi dan respons jika terjadi kebakaran.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti dalam arahannya mengatakan komitmen untuk mencetak tenaga pertanian yang tangguh, mandiri, dan profesional, agar meningkatkan sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan kebakaran bagi mahasiswa politeknik di seluruh Indonesia.

“Kami mendorong setiap Politeknik untuk mengintegrasikan pelatihan kesiapsiagaan bencana dan penanggulangan kebakaran sebagai bagian penting dalam pendidikan vokasi pertanian,” ujar Arsanti.

Direktur Politeknik Enjniring Pertanian Indonesia, Muharfiza menyambut baik kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan ini. Muharfiza mengatakan Kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas SDM dalam hal keselamatan kerja, khususnya dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran. Kegiatan ini menyasar mahasiswa baru yang merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan PEPI yang aman dan tanggap terhadap potensi kebakaran.

Sosialisasi dan Pelatihan yang dipandu oleh instruktur berpengalaman dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang Selatan ini mencakup berbagai materi, mulai dari teori dasar penanganan kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga simulasi evakuasi dan pemadaman api. Para peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan praktek langsung di lapangan, di mana mereka diajarkan cara yang benar dalam menggunakan APAR dan langkah-langkah evakuasi yang aman. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, yang diawali dengan sesi sosialisasi materi kebakaran oleh tim dari Bidang Pencegahan Damkar. (*)

Loading

Translate »
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?
Skip to content