Tangerang–Menjelang Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 pada 9 Desember mendatang, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya manusia Pertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) hadirkan Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Yudi Purnomo Harahap guna membangun Generasi Antikorupsi untuk Indonesia lebih baik, bertempat di Auditorium PEPI Rabu, (04/12/2024)
Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta jajaran kerjanya di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memerangi tindak pidana korupsi sampai ke akar-akarnya. Memerangi korupsi dinilai penting karena saat ini Kementan tengah fokus pada swasembada pangan.
“Saya minta tolong jangan ada yang main-main karena saat ini masyarakat umum bisa melaporkan baik melalui aplikasi maupun tatap muka dengan saya. Yang melapor nanti akan dapat hadiah berupa bibit sampai traktor,” tegas Amran.
Mendukung pernyataan Mentan Amran, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyatakan bahwa agar seluruh ASN Kementan agar menjaga integritasnya. Hindari korupsi mulai dari korupsi kecil sampai korupsi besar. Korupsi kecil contohnya terlambat datang ke kantor, kemudian cepat pulang, lalu tiba di kantor tidak kerja dengan baik.
Pencegahan korupsi harus dilakukan secara masal dengan cara membangun ekosistem antikorupsi di kementerian pertanian. Hal ini penting agar Kementan ke depannya mampu mewujudkan swasembada pangan.
“Saya berharap mulai dari sekarang dan mulai dari diri sendiri untuk memperkuat ekosistem anti korupsi di kementan sehingga swasembada pangan ada di tangan kita,” ucap Arsanti.
Kegiatan Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dibuka langsug oleh Wakil Direktur II Bidang Umum Harmanto menyatakan bahwa pada kesempatan yang berbahagia PEPI dapat menghadirkan narasumber Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Yudi Purnomo Harahap.
Diyakini dengan narasumber yang memiliki jam terbang yang sangat pesat dapat meberikan wawasan kepada generasi millenial dalam mebangun keyakinan dalam menegakkan antikorupsi sejak dini.
Yudi Purnomo Harahap selaku Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menyampaikan pentingnya membangun generasi antikorupsi untuk masa depan yang lebih baik. Dia mengajak seluruh mahasiswa untuk aktif memberantas praktek korupsi.
“Mahasiswa adalah calon pemimpin di masa depan. Oleh karena itu, menyambut Indonesia Emas 2045, yang disiapkan bukan hanya keahlian melainkan juga karakter yang membuat bangsa ini maju sejajar bangsa lain di dunia”, Tegas Yudi Purnomo Harahap.
Untuk itulah sikap antikorupsi berlandaskan kejujuran sangat diperlukan agar kelak mahasiswa yang hadir mampu untuk memainkan perannya terutama di bidang pertanian agar cita-cita ketahanan pangan tercapai.(*)
![]()