Tingkatkan Potensi Mahasiswa, PEPI Kementan Kolaborasi dengan Beladiri Kempo Indonesia

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) terus berkomitmen dalam mendukung mahasiswa dalam pengembangan minat, bakat, dan potensinya selama pendidikan baik akademik maupun non akademik. 

Selaras dengan hal tersebut PEPI berkomitmen dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa salah satunya diwujudkan dengan menyediakan fasilitas yang dapat mendukung dalam pembinaan minat dan bakat mahasiswa melalui kolaborasi PEPI dengan Beladiri Kempo Indonesia (BKI).

Sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menekankan pentingnya penguatan SDM pertanian.”Karena keberhasilan pembangunan pertanian terletak pada kekuatan SDM pertanian yang berkualitas, andal, professional serta berdaya saing,” katanya.

Menteri Pertanian menaruh harapan besar pada generasi milenial, khususnya lulusan pendidikan vokasi Polbangtan/PEPI di lingkup Kementan untuk mengembangkan minat, bakat dan potensi diri sebagai petani milenial berkompetensi dengan kualifikasi job creator dan job seeker.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi merupakan amanah dari Presiden Joko Widodo serta bagian dari upaya melakukan akselerasi pengembangan terutama disektor pertanian. 
Pendidikan vokasi adalah sumber pencetakan dan peningkatan kompetensi SDM Pertanian untuk Indonesia Maju Mandiri dan Modern,” katanya.

Kolaborasi tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk membantu pengembangan potensi mahasiswa secara optimal. Beladiri merupakan salah satu bentuk olahraga yang memerlukan kekuatan fisik, daya tahan, dan kecerdikan dalam menghadapi lawan.
Dengan kolaborasi ini harapannya dapat saling bersinergi dalam menghasilkan bibit unggul yang memiliki daya berkompetensi tinggi. Tentunya jiwa-jiwa berkompetensi sangat perlu ditanamankan kepada generasi muda pertanian yang nantinya akan menjadi seorang job seeker maupun job creator.

Akbar Shidiq salah satu mahasiswa prodi Teknologi Hasil Pertanian menginisiasi adanya kolaborasi tersebut, dirinya sebagai atlet kempo perlu difasilitasi dan didukung secara moril sehingga nantinya mampu mengharumkan nama PEPI sendiri.
“Sebenarnya saya sudah terjun di olahraga beladiri kempo sejak SD, dan saya juga telah mengikuti berbagai kompetensi nasional oleh karena itu dengan hadirnya saya di PEPI saya ingin potensi saya di dukung, selain itu saya juga ingin mengajak teman teman dan adik tingkat yang memiliki potensi untuk bergabung di beladiri kempo”ujarnya.

Saat ini sebanyak 60 mahasiswa telah bergabung dan melakukan latihan rutin di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kempo. 
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Andy Saryoko mengapresiasi penuh kolaborasi yang dilakukan PEPI dengan BKI ini. Dirinya menilai bahwa potensi mahasiswa harus didukung dan difasilitasi sebagai bentuk support dalam memaksimalkan potensi diri mahasiswa guna mendorong minat dan bakatnya. 

“Kami berupaya memberikan peluang untuk mahasiswa dapat mengikuti berbagai kegiatan baik di dalam kampus maupun di luar kampus, oleh karena itu kolaboasi ini sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan dalam mendorong  bakat dan minat serta prestasi dalam berbagai kegiatan” ujar Andy.

“disisi lain dengan adanya dukungan dari kampus diharapkan dapat menambah motivasi mahasiswa untuk terus aktif  dalam pengembangan potensi dirinya di berbagai kegiatan dan memotivais dalam mengukir prestasi diluar maupun di dalam kampus” tambahnya. 

 137 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?