Tingkatkan Keterampilan,Mahasiswa PEPI Praktik Kerja Lapang Mekanisasi Pertanian

Serpong – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat SDM pertanian. Salah satunya melalui proses pembelajaran Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) maupun Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementan akan terus mengawal peningkatan kualitas SDM Pertanian, khususnya regenerasi petani dalam kemasan petani milenial.

“Untuk mewujudkan misi pertanian modern, prinsipnya kita harus mampu memanfaatkan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi kegiatan usaha tani. Efisiensi yang tinggi tentunya akan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan petani yang diharapkan dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan petani”, ujar Mentan SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menyatakan peran mahasiswa Polbangtan pada kegiatan PKL sangat penting, karena merekalah generasi penerus petani dalam kemasan petani milenial. “Kualitas petani, menentukan kualitas pembangunan pertanian. Melalui PKL, mahasiswa Polbangtan dan PEPI diberi kesempatan belajar dan menularkan ilmu pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat pedesaan, khusunya petani”, tegas Dedi.

Tidak hanya itu, Mahasiswa pun mendapatkan pengalaman sesungguhnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertanian, termasuk mekanisasi pertanian selama kegiatan PKL.

Adanya pandemi Covid 19 tidak menyurutkan semangat mahasiswa PEPI melaksanakan PKL melalui optimalisasi pemanfaatan Alsintan di lapangan dengan menerapkan prinsip keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja (K3).

Rahmat Hanif Anasiru Ketua Pelaksana Praktik Kerja Lapangan I (PKL I) mengutarakan bahwa Pelaksanaan PKL wajib dilaksanakan mahasiswa program vokasi di Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI). PKL dalam struktur kurikulum PEPI dilaksanakan pada semester IV dengan melaksanakan Praktik secara langsung di UPT Dinas Pertanian tingkat kecamatan (BPP).

“Tahapan yang harus dilakukan mahasiswa mengidentifikasi potensi lahan yang bisa ditanam, memobilisasi Alsintan untuk mengolah lahan serta mendorong pemanfaatan Alsintan secara maksimal”, Tegas Rahmat Hanif Anasiru.

Disisi lain PKL I dirancang sebagai bagian dari kegiatan proses pembelajaran di PEPI, dengan capaian mahasiswa dapat menjadi penggerak dalam pengembangan usaha dan manajemen alsintan, mengoptimalisasi pemanfaatan lahan dengan penggunaan alsintan, beradaptasi dengan kondisi sosiokultural setempat.

Rahmat Hanif Anasiru menambahkan bahwa diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman sebelum memasuki dunia usaha/dunia industri/dunia kerja, dapat memahami konsep-konsep akademis dan non akademis, mampu berpikir kritis terhadap perbedaan atau kesenjangan yang ada di lapangan dengan yang diperoleh di bangku kuliah serta mampu mengembangkan keterampilan tertentu yang tidak diperoleh di kampus.

“Diharapkan mahasiswa yang mengikuti Praktik Kerja Lapangan I dapat belajar/bekerja praktis pada lingkungan masyarakat pertanian yang diharapkan dapat menjadi sarana penerapan keterampilan dan keahlian mahasiswa”, tutup Rahmat.

 403 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?