Selaraskan Visi Internasional, Politenik Enjiniring Kementan Rekrut Mahasiswa Asing

SERPONG – Dalam rangka menyelarasakan visi politeknik unggul bertaraf internasional, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Kementerian Pertanian melakukan penjaringan penerimaan Mahasiswa Asing, guna mendukung program internasionalisasi perguruan tinggi di Indonesia dan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT).

Di tahun akademik 2022/2023 PEPI menerima 3 mahasiswa asing Timor Leste yang akan melanjutkan studi di tiga program studi yang ada yakni Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Mekanisasi Pertanian dan Tata Air Pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya bertekad mewujudkan PEPI sebagai universitas berkelas dunia. Melalui PEPI diharapkan dapat mencetak tenaga terampil yang berkompeten di bidang mekanisasi pertanian dan menjadi solusi untuk menggairahkan generasi muda untuk berkiprah di sektor pertanian dengan cara-cara yang modern.

“Untuk mencapai World Class University tersebut, PEPI harus menghasilkan output berkelas dunia dengan dengan pemenuhan sarana prasarana, kurikulum sesuai dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi), TEFA, dosen bekelas internasional, inovasi, kepasitas selalu upgrade pada level internasional, networking dengan asosiasi internasional” ujar Dedi.

Dedi menambahkan PEPI siap menjadi Politeknik Enjiniring bertaraf internasional dengan berbagai sarana prasarana yang dimiliki.

“Untuk mendukung penyelenggaraan Pendidikan vokasi pertanian, PEPI telah menerapkan komposisi mencakup 40 % Teori dan 60% Praktik. Karena itu PEPI dilengkapi sarana teaching factory (TEFA) yang sudah berjalan. Hasil-hasil kreativitas PEPI pun beberapa sudah dihasilkan, ” tambahnya.

Delegasi Kementerian Pertanian Timor Leste, Ipolito da Costa menyambangi langsung Kampus PEPI, Senin (13/11). Dirinya sangat Berterima kasih untuk kesempatan pelajar Timor Leste bisa melanjutkan Pendidikan di PEPI melalui koordinasi dengan Pusat Pendidikan Pertanian dan Kedutaan Besar melakukan seleksi mendapatkan 3 dari 6 calon kandidat.

“Saya berharap siswa yang diberikan pendidikan ini mampu menyelesaikan Pendidikan dapat mematuhi peraturan yang ada di Indonesia khususnya di PEPI, dan tentunya kami di Kementerian Pertanian Timor Leste perlu membuat dokumen kesepakatan bersama sehubungan dengan SDM yang mengikuti Pendidikan di Indonesia”ujarnya.

Dirinya mengatakan Kedepannya perlu adanya tindak lanjut kerjasama sejenis short course training tentang mekanisasi alat pertanian untuk pelatihan SDM pertanian timor leste atau melalui pengiriman mentor untuk melatih para teknis di Timor Leste.

Direktur PEPI, Muharfiza menyambut langsung mahasiswa asing yang akan melakukan proses Pendidikan di PEPI. Dirinya mengatakan inisiasi Kerjasama segera ditindak lanjuti melalu koordinasi dengan Pusat Pendidikan Pertanian agar setiap tahunya PEPI dapat menerima mahasiswa asing dari Timor Leste itu sendiri.

“Disisi lain agar Kerjasama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan perguruan tinggi, sharing sumber daya dan kolaborasi riset,” pungkasnya.

 197 total views

Translate »
Accessibility
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?