Politeknik Enjiniring Kementerian Pertanian Kolaborasi DSR 500 Greenhouse se-Indonesia

SERPONG — Politeknik Enjiniring pertanian Indonesia (PEPI) Kementerian Pertanian terima kunjungan PT Daya Sentosa Rekayasa (DSR) dalam rangka rencana tindak lanjut Kerjasama yang dihadiri oleh Direktur, Wakil Direktur PEPI beserta kepala program studi, perwakilan dari PT DSR serta para mahasiswa di Ruang rapat PEPI, Selasa (13/2).

Pada pertemuan tersebut adanya pembahasan rencana pengembangan 500 green house di seluruh Indonesia dengan adopsi berbagai teknologi baru. Dalam hal ini PT DSR memberikan kesempatan kepada 15 orang mahasiswa PEPI untuk melangsungkan praktik kerja lapangan II dalam rangka pengembangan green house.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan mahasiswa perlu membuka pola pikir bahwa pertanian Indonesia sudah tak lagi menggunakan cara tradisional. Sebaliknya, pertanian yang dibangun adalah pertanian modern dengan mekanisasi dan perlengkapan modern yang super canggih.

“Saya berharap mulai hari ini mindset anak muda sudah harus berubah. Kenapa demikian, karena kita sudah siapkan peralatan modern seperti drone penebar benih, traktor autonomous dan alat pencacah dengan sistem remote control,” katanya.

Amran mengatakan, teknologi ini bisa berjalan dengan baik jika ada peranan besar dari anak muda dan mahasiswa pertanian. Kata dia, anak muda harus mampu membawa pertanian Indonesia maju dan menuju lumbung pangan dunia.

“Kita harus tunjukan kepada dunia bahwa negara kita bisa sejajar dengan Jepang dan Amerika. Dan itu sudah dibuktikan dengan pengolahan tanah yang hanya cukup 5 jam per hektar dari waktu biasa yang sampai 4 bulan orang kerja. Makanya kita harus membangun pertanian ini secara bersama-sama,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembanagan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi percaya bahwa peningkatan kualitas insan pertanian melalui pendidikan vokasi menjadi tahapan penting untuk menjawab tantangan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri akan SDM pertanian yang professional, handal dan berdaya saing.

“Berbicara mengenai pertanian itu berbicara tentang SDM, maka Pendidikan Vokasi harus menghasilkan SDM Pertanian yang mandiri, berdaya saing, dan berjiwa entrepreneurship yang tinggi untuk menggenjot pertanian Indonesia,”sebut Dedi.

Andi Saryoko, Wakil Direktur I bidang Pendidikan menyambut baik kolaborasi PEPI dan DSR khususnya dalam pelibatan mahasiswa PEPI pada program magang pembangunan green house. ”Mahasiswa PEPI akan melangsungkan Praktik Kerja Lapangan II selama 4 bulan dimulai dari 26 Febuari s.d. 5 April 2024, Saya berharap setelah mereka kembali akan ada bibit-bibit baru yang nantinya akan mandiri dan bisa berwirausaha sendiri” ujar Andi.

Disisi lain Andi berharap kerjasama ini akan berlanjut hingga mahasiswa dapat melangsungkan kegiatan tugas akhir di PT DSR bahkan dapat menyerap alumni PEPI nantinya sebagai tenaga kerja.

 166 total views

Translate »
Accessibility
Open chat
Perlu Bantuan?
Selamat Datang di website PEPI.
Ada yang bisa Kami Bantu?