Petani Tidak Berhenti Panen Padi, Combine Harvester jadi Andalan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mulai menggunakan frasa physical distancing atau jaga jarak fisik untuk mencegah penyebaran Virus Corona COVID-19. Mulyoto petani desa kuwu manfaatkan Combine Harvester untuk menjaga penyebaran virus disaat panen padi.
“Dengan dikeluarkan jaga jarak fisik oleh pemerintah beliau lebih mengandalkan Combine Harvester sebagai mesin panen padi dikarnakan kita cukup tiga operasi yang berbeda, yaitu menuai, merontokkan, dan menampi, dijadikan satu rangkaian operasi, sehingganya jaga yang digaungkan pemerintah dapat dilaksanakan dan pertanian tidak berhenti dikarkan wabah virus corona”. Tegas Mulyoto salah satu petani desa kuwu dabupaten demak Provinsi Jawa Tengah.
Alat Mesin Petanian yang satu ini bukan hanya membuat efesien waktu, megurangi petani yang akan panen serta menjaga jarak. mesin panen kombinasi mulai dari pemotongan, perontokan, sampai pembersihan gabah. Mesin panen padi yang memiliki kelebihan, antara lain: mampu beroperasi di lahan luas maupun sempit, mudah pindah lahan, memiliki kapasitas panen yang tinggi, serta memiliki sistem penggerak berbentuk crawler track dengan bahan dari karet yang awet.
Mulyoto menambahkan panen padi seluas 1 ha dengan menggunakan combine dengan hasil panen 6 ton. Jika asumsi saat itu harga 4200/kg, maka uang yang bisa diperoleh Rp 25.200.000. Perkiraan keuntungan Rp 13.584.000.
“Hasil panen padinya diproses sendiri dikeringkan dan disimpan dilumbung, yang nantinya digiling sedikit-demi sedikit untuk dikemas menjadi beras kemasan. Maksudnya melipat gandakan keuntungan. Kendala yang sering dihadapi sulitnya tenaga kerja baik musim panen dan musim tanam yang relatif serempak atau bersamaan”, Tegas Mulyoto saat di wawancarai Maulida Mahasiswi Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia Program Studi Teknologi Hasil Pertanian.
Maulida saat dilahan sawah bersama Mulyoto membenarkan bahwa pemerintah terlah memberikan perkembangan teknologi khususnya untuk alat mesin pertanian yang akan meringankan petani. “Dalam hal ini Combine Harvester adalah salah satu contoh teknologi pertanian yang harus kita dukung”, ujar Melida saat di pemantang sawah. (drea)

 4 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?