Perkuat SDM, Politeknik Enjiniring Kementan Lakukan Pelatihan AMI

Dalam rangka penguatan SDM suatu lembaga dalam mengimplementasikan budaya mutu, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia lakukan pelatihan Audit Mutu Internal (AMI). 

Sebanyak 16 peserta hadir mengikuti pelatihan AMI yang terdiri dari dosen serta tenaga kependidikan. Kegiatan pelatihan AMI yang dihelat selama 3 hari 7-9 April 2022 menghadirkan narasumber Ivar Kusradi selaku Auditor eksternal  dengan materi pelatihan meliputi pelatihan tentang Perencanaan Audit Mutu Internal dan Pelaksanaan Audit Mutu Internal.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan Politeknik Kementan dan SMKPP Menetapkan Standar mutu pendidikannya.
“Khususnya standar dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang disesuaikan dengan standar BAN-PT dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Mentan Syahrul.

Mendukung pernyataan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, menyatakan dengan melakukan standarisasi penjaminan mutu Pendidikan pertanian, regenerasi dan pertumbuhan minat generasi muda pertanian, penyuluhan pertanian berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

“Kita juga mengupayakan peningkatan taraf pendidikan hingga level internasional, serta pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kompetensi, dan penguatan kelembangaan petani,” terang Dedi.

“Oleh karena itu, wajib bagi Polbangtan dan PEPI melakukan berbagai upaya guna dapat meningkakan standar mutu Pendidikan pertanian vokasi pertanian”, tegas Dedi.

Direktur PEPI, Muharfiza mengungkapkan auditor internal sangat dibutuhkan suatu lembaga. Pelatihan ini dapat menciptakan individu penjamin kualitas yang berkompeten dan dapat membawa kualitas PEPI secara keseluruhan. 

Lebih lanjut Muharfiza menyatakan harapannya kepada ke-13 dosen internal pepi yang mengikuti dapat lolos sertifikasi sebagai auditor, sehingga dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan PEPI.

Peningkatan sistem penjaminan mutu ini sangat penting dilakukan, karena pendidikan vokasi menjadi kunci utama tercetaknya generasi milenial pertanian. Oleh karena itu harapannya, adanya tindak lanjut dari pelatihan ini adalah pelaksanaan audit mutu internal yang dilakukan secara berkala dalam pelaksanaan standar nasional  pendidikan tinggi maupun standar pendidikan tinggi baik akademik maupun non akademik. 

 353 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?