Peringati Hari Kartini, PEPI Cetak Generasi Wanita Berprestasi

Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) melalui Badan Eksekutif (BEM) Indonesia menyambut baik peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. Mengusung tema Mewujudkan Mimpi Kartini dengan Menginspirasi Generasi Berprestasi BEM PEPI menyelenggarakan event fashion show di Auditorium kampus PEPI, Minggu (24/4/22).

Kegiatan ini dibuka oleh Andi Saryoko selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Andy menyampaikan sangat mengapresiasi adanya acara ini sebagai wujud pembentukan karakter mahasiswa PEPI.

Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, dimana perguruan tinggi diminta untuk bersinergi membangun pertanian, salah satunya dengan pengetahuan dari para mahasiswa pertanian dapat berguna hingga sampai di level desa.

Mentan menilai Pendirian Kampus PEPI merupakan komitmen Kementan dalam mempercepat pembangunan SDM pertanian serta meningkatkan kualitas tenaga yang terlatih, terampil sehingga dapat terserap ke dalam industri-industri.

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden untuk menghubungkan Pendidikan Vokasi dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru.

“Dalam upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian, kita harus dapat mengubah paradigma mereka, bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang menarik dan menjanjikan apabila dikelola dengan tekun dan sungguh-sungguh, menanamkan kesadaran akan kebutuhan pangan nasional, “ ungkap Mentan

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) mengelola 3 (tiga) program studi yaitu Teknologi Mekanisasi Pertanian, Tata Air Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian dengan menerapkan komposisi beban SKS mencakup 40 % Teori dan 60% Praktik.

Lebih lanjut Dedi menuturkan bahwa tujuan pendirian PEPI adalah menyelenggarakan Tridharma perguruan tinggi, mengembangkan kelembagaan dan program studi bidang enjiniring pertanian.

Kegiatan ini sangat antusias diikuti oleh seluruh mahasiswa tingkat 1 dan 2 baik secara online melalui Zoom Meeting maupun offline. Lomba yang diselenggara yaitu fashion show, cerdas cermat, dan tebak gaya. Tidak hanya itu dalam kegiatan tersebut adanya pertunjukan penampilan tari, silat dan juga ajang unjuk bakat.

Andy Saryoko menuturkan bahwa Kartini merupakan sosok tokoh perjuangan yang memperjuangkan hak asasi wanita. Bahwa Kesempatan bagi wanita untuk mengenyam Pendidikan, di PEPI dimanapun di Indonesia wanita punya kesempatan yg sama tidak terkecuali dalam bidang pertanian.

“Salah satu bentuk PEPI dalam meneruskan perjuangan R. A Kartini yaitu membantu putra putri terbaik bangsa dalam meneruskan pendidikan secara gratis di Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia. Melanjutkan perjuangan tidak hanya melalui ceremonial saja namun dengan penerapann nilai disiplin, kerjasama dan komunikasi dalam kehidupan sehari hari”ujar Andy.

Kartini muda PEPI merupakan calon penerus bangsa khususnya dalam membangun pertanian. Harapannya perjuangan R,A Kartini dapat diteruskan oleh generasi milenial PEPI.

 226 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?