PEPI SAMBUT RAMADHAN DENGAN KEHARMONISAN

Tarhib Ramadhan 1443 H digelar oleh Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Tarhib Ramadhan diselenggarakan untuk mempersiapkan diri untuk pelaksanaan ibadah puasa tahun ini. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring yang bertempat di Auditorium PEPI dan diikuti oleh seluruh civitas akademika serta mahasiswa PEPI tingkat I dan II. Mengusung tema “Indahnya kebersamaan dalam keragaman melalui silaturahmi”, sehingga bukan hanya peningkatan keimanan diri secara individu namun juga hubungan antar manusia tetap harus terjalin dengan baik dan harmonis.
Hal ini sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bahwa SDM pertanian harus dibentuk dengan karakter yang baik, ucapan yang santun, dan perilaku yang mencerminkan umat beragama, serta pentingnya untuk bekerja secara harmonis. Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) juga turut memperkuat pernyataan Mentan dengan menerapkan kinerja harmonis di seluruh unit di bawah naungan BPPSDMP sehingga pertanian kita menjadi semakin maju, mandiri, dan modern. Bulan Ramadhan ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mewujudkan hal tersebut.
“Puasa bukan menjadi halangan untuk melakukan segala aktivitas kampus baik akademik maupun non-akademik, justru banyak hikmah yang bisa diambil selama bulan Ramadhan ini”, terang Muharfiza saat membuka acara Tarhib Ramadhan. “Berkumpulnya seluruh civitas akademika serta mahasiswa PEPI dalam acara ini tentunya menjadi kesempatan bagi kita untuk memperdalam tali silaturahim dan keharmonisan untuk menunjang kinerja yang lebih baik”, tambahnya. Selain itu salah satu hikmah yang bisa dipetik yaitu segala aktivitas yang dilakukan selama bulan puasa ini dapat meningkatkan pembentukan karakter yang lebih baik.
Keharmonisan dalam keragaman tentunya mencerminkan perilaku umat beragama yang wajib dimiliki oleh setiap manusia, karena pada dasarnya Allah SWT menciptakan manusia dalam bentuk yang berbeda-beda, hal tersebut disampaikan oleh Ust. Syamsul Arifin, dalam tausiyahnya pada kegiatan ini. Ust. Syamsul juga menyampaikan bahwa perlu dua modal penting untuk menyambut bulan suci yaitu iman dan harapan. “Jika menjalani ibadah ramadhan dengan kedua modal tersebut maka insyaallah pada hari kemenangan nanti kita akan menjadi pribadi yang jauh lebih baik sebelumnya”, tegasnya.
Ummah, salah satu peserta pada kegiatan hari ini mengatakan, “Euforia bulan Ramadhan sangat terasa pada acara kali ini, selain itu materi tausiyah yang dipaparkan sangat jelas dan mengingatkan kembali akan manfaat-manfaat yang dapat kita peroleh selama Bulan Ramadhan”.

 129 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?