PEPI Cetak Enterprenuer Bidang Enjiniring Era 4.0

Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia sebagai pendidikan tinggi diploma terus menunjukkan perannya dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia khususnya generasi muda. Dalam rangka mendorong pola pikir mahasiswa untuk lebih maju secara pengetahuan serta berjiwa entrepreneur saat disampaikan di kuliah umum oleh Dr. Ir. Kiman Siregar, S.TP., M.Si, dan  Dr. Eng Muhammad Makky, S.TP., M.Si di Ruang Agriculture Operation Room (AOR) PEPI, Jumat (05/03) dan sosial media Zoom yang di hadiri oleh pejabat struktural PEPI, Kaprodi masing-masing jurusan dan mahasiswa PEPI dan umum.

Dr. Eng Muhammad Makky, S.TP. selaku Dosen Universitas Andalas menyatakan bahwa peran petani milenial pada teknologi pertanian di era industry 4.0 sebagai penentu kemajuan pertanian dimasa depan. Petani tradisional diharapkan mempunyai kepekaan terhadap inovasi teknologi dan kreatif sehingga dapat memberikan perubahan bagi kelangsungan hidup petani di masa depan.

Industri 4.0 merupakan industri yang mengedepankan teknologi. Kegiatan pertanian di era industry 4.0 telah mengalami peningkatan terutama dalam hal penggunaan teknologi yang mana semua kegiatan pertanian dilaksanakan menggunakan alat-alat pertanian modern.

“Disis lain penerapan pertanian di era industri 4.0 tidak mudah dan masih banyaknya kesulitan yang dihadapi diantaranya keterbatasan luas tanah, teknologi, lingkungan dan air masih menjadi permasalahan yang sangat kompleks pada pertanian di Indonesia”-Ujar Muhammad Makky saat memberi kuliah umum pada mahasiswa PEPI

Kementerian Pertanian melakukan regenerasi pertanian secara terus menerus  melakukan beragam upaya guna mendapatkan generasi muda sebagai calon petani melenial dengan melakukan penjaringan SDM berkualitas salah satunya melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi pertanian.

“Dengan adanya Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) sebagai pendidikan tinggi vokasi pertanian menjadi jawaban terhadap tantangan pertanian di era 4.0. Dimana Mahasiswa nantinya akan dibekali kecerdasan intelektual dalam berpikir inovatif dan memiliki karakter yang kuat untuk mampu bersaing di industri pertanian sebagai kaum agropreuneur milenial” Tegas Mardison Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia

Kiat sukses menjadi enterpreneur di bidang enjiniring pertanian bahwa untuk menjadi seorang pebisnis yang handal dibidangnya haruslah memiliki jiwa pebisnis dengan  memiliki ide-ide kreatif serta mampu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi dan infromasi digital, berjiwa marketing, memiliki konsep dalam menjual, mehamani teknologi dan informasi, memahami manajemen keuangan dan management dan memahami manajemen kualitas (Iso).

 358 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?