Pastikan SDM Enjinering Bertaraf Internasional, Kapusdiktan Kementan Memotivasi Mahasiswa PEPI

Mahasiswa-mahasiswi Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) sudah mulai mengikuti kegiatan belajar dalam beberapa minggu ini. Untuk memastikan terbentuknya SDM Enjineering Bertaraf Internasional, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian pun melakukan kuliah umum dalam memotivasi mereka.

Dalam menyampaikan kuliah umumnya, Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdiktan), Idha Widi Arsanti  menekankan merubah paradigma pertanian yang kotor dan miskin menjadi pertanian yang bersih, kaya dan sukses dengan menggunakan kemajuan teknologi.

Dirinya juga memaparkan profil-profil petani milenial yang sukses di bidang pertanian. Sebut saja, Pengelola Kebun Jeruk Eptilu Agro Edu Wisata (Rizal Fahreza), Pengelola Krisanesia (Andri), Budidaya Ayam Broiler dan Ayam Olahan Siap Saji (Utami Super Broiler), dan lain sebagainya. “Untuk mewujudkan semua itu, harus bekerja keras dan semangat. Para mahasiswa PEPI dapat mengikuti jejak petani milenial di atas dengan cara membuat usulan kegiatan kewirausahaan,” tutur Santi.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Tangerang — Mahasiswa-mahasiswi Politeknik Enjineering Pertanian Indonesia (PEPI) sudah mulai mengikuti kegiatan belajar dalam beberapa minggu ini. Untuk memastikan terbentuknya SDM Enjineering Bertaraf Internasional, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian pun melakukan kuliah umum dalam memotivasi mereka.

Dalam menyampaikan kuliah umumnya, Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdiktan), Idha Widi Arsanti  menekankan merubah paradigma pertanian yang kotor dan miskin menjadi pertanian yang bersih, kaya dan sukses dengan menggunakan kemajuan teknologi.

Dirinya juga memaparkan profil-profil petani milenial yang sukses di bidang pertanian. Sebut saja, Pengelola Kebun Jeruk Eptilu Agro Edu Wisata (Rizal Fahreza), Pengelola Krisanesia (Andri), Budidaya Ayam Broiler dan Ayam Olahan Siap Saji (Utami Super Broiler), dan lain sebagainya. “Untuk mewujudkan semua itu, harus bekerja keras dan semangat. Para mahasiswa PEPI dapat mengikuti jejak petani milenial di atas dengan cara membuat usulan kegiatan kewirausahaan,” tutur Santi.

Apalagi kedepannya, bidang pertanian menjadi sektor yang sangat seksi artinya peminat dan penghasil PDB yang tinggi sehingga mahasiwa PEPI harus siap menghadapi tantangan tersebut. “Apalagi menghadapi Revolusi Industri 4.0., kita harus siap menghadapinya terutama alat dan mesin pertanian dari hulu hingga hilir,” tuturnya.

Direktur PEPI, Mardison S akan menyiapkan mahasiswa PEPI sesuai kompetensinya, di tingkat I menjadi Operator alsintan bersertifikasi, tingkat II menjadi mekanik bersertifikasi dan tingkat III sudah siap menjadi job Creator (wirausaha). Di akhir kuliah umum, Kapusdiktan Santi memotivasi mahasiswa PEPI untuk giat belajar dan meningkatkan kreativitas sehingga setelah lulus dari PEPI bisa menjadi Job Creator or Job Seeker.

 19 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?