Melalui Ajang The 2’nd MIA EXPO 2021, PEPI Perkenalkan Industri 4.0 Sektor Pertanian

SERPONG – Tingginya kebutuhan pangan kebutuhan penduduk Indonesia, tak mungkin bisa tercukupi tanpa peran teknologi. Melalui Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian (Kementan) berinisiatif menggenjot produktivitas pertanian dengan meluncurkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian.

Di ajang The 2’nd MIA Expo 2021, PEPI memperkenalkan industri 4.0 sektor pertanian

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengatakan pendirian Kampus PEPI sejalan dengan komitmen dalam menciptakan teknologi dan inovasi pertanian.

Tujuanya, melakukan transformasi pertanian tradisional menjadi modern dan membangun sumberdaya manusia pertanian yang unggul.

“Dan lima tahun ke depan, kita membangun sumberdaya manusia. Kita siapkan pemuda tani Indonesia yang menguasai teknologi. Sebab tanpa teknologi kita tidak mungkin bisa bersaing dengan negara-negara lain,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan melalui PEPI diharapkan dapat mencetak tenaga terampil yang berkompeten di bidang mekanisasi pertanian dan menjadi solusi untuk menggairahkan generasi muda untuk berkiprah di sektor pertanian dengan cara-cara yang modern.

“Kita buktikan keseriusan Kementan untuk menyiapkan pelaku-pelaku pembangunan pertanian yang handal dan unggul dan mampu berdaya saing tak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah dunia,” tambah Dedi.

Sebagai ajang promosi inovasi mahasiswa/mahasiswi, PEPI turut serta dalam ajang The 2’nd Millenial Indonesian Agropreneur (MIA) Expo 2021 yang diselenggarakan di Ambarukmo Plaza Daerah Istimewa Yogyakarta, akhir pekan lalu.

“Dengan terselenggaranya ajang The 2’nd MIA Expo 2021, PEPI mulai mempromosikan produk inovasi para mahasiswa, diantaranya mesin slicer keripik portable (mini full stainless), mesin pemarut portable (mini full stainless) dan masih banyak lagi”, tegas Andy Saryoko, Dosen Teknologi Mekanisasi Pertanian.

Andy Saryoko meyakini dengan pelaksanaan ini akan menciptakan generasi milenial yang terampil di bidang mekanisasi pertanian, mengubah persepsi kaum muda untuk tergerak dari pertanian tradisional menuju pertanian modern.

“Kehadiran PEPI pada The 2’nd MIA Expo merupakan terobosan dimana kita mempromosikan bahwa lulusan yang dihasilkan siap pakai di dunia kerja. Mereka memiliki skill yang memang sudah disiapkan menjadi seorang job creator,” tuturnya.

 342 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?