Kabar Gembira Bagi Milenial di Kawasan Program Strategis, Kementan Beri Peluang di PMB TA 2022/2023

SERPONG – Peningkatan kualitas SDM Pertanian yang digaungkan Kementerian Pertanian (Kementan) bukanlah wacana semata. Terbukti di awal tahun ini Kementan kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Politeknik Lingkup Kementerian Pertanian Tahun Akademik (TA) 2022/2023.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pertanian adalah sektor yang sangat penting, terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional.
Untuk itu pertanian harus menjadi subsektor ekonomi yang maju, mandiri dan modern yang didukung kapasitas SDM pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing.

“Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin.” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan “PMB Politeknik Lingkup Kementan yakni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) serta Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) dilakukan untuk mencetak SDM pertanian unggulan yang mampu menjadi qualified job creators dan qualified job seekers dalam bidang pertanian ujar Dedi

Salah satu Politeknik yang siap menerima putra putri terbaik bangsa adah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI).

Terbukti animo 3.100 peserta calon mahasiswa baru (camaba) jalur undangan dari sabang dari merauke mengikuti Penerimaan Mahasiswa Baru. Disisi lain dalam rangka mendukung program Kementerian Pertanian dalam membangun wilayah perbatasan, Polbangtan dan PEPI berhasil menjaring 87 camaba untuk melakukan tahapan seleksi berkas.

Program pembangunan pertanian di wilayah perbatasan akan ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan indeks pertamanan.

Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut antara lain perbaikan jaringan irigasi, pemanfaatan varietas unggul, peningkatan penggunaan pupuk organik, serta pengendalian hama terpadu.

Selain itu, Kementan juga berupaya untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dengan penguatan kelembagaan petani dan meningkatkan intensitas penyuluhan pertanian.

“SDM pertanian menargetkan percepatan penumbuhan dan penguatan Petani Mileninal. Penumbuhan wirausaha muda pertanian hingga transformasi menuju world class university di unit pelaksana teknis Pendidikan yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan dan PEPI yang memiliki link & match program Pendidikan dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha” tambah Dedi.

Andy Saryoko Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan PEPI mengungkapkan jalur undangan Kawasan program strategis kementan ini menarik untuk dijaring sebanyak banyaknya terkait SDM dari wilayah perbatasan.

“dengan SDM yang terjaring dari Kawasan program strategis kementan calon calon milenial ini dapat membangun pertanian diwilayahnya, sehingga dapat membuka peluang untuk memajukan perekonomian dengan menjadi job seeker maupun job creator”ujar Andy.

Andy melanjutkan tidak hanya itu PEPI masih membuka peluang dari jalur-jalur pendaftaran yang ada dengan harapan pada saat masuk ke PEPI, Mahasiswa akan ditempa ilmu berupa kompetensi teknis sehingga akan lebih membuka wawasan terhadap teknologi yang nantinya mereka paham betul dalam penciptaan inovasi teknologi pertanian ”tutup Andy.

 510 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?