70 Mahasiswa PEPI Kementan Terapkan PTM, Perdalam Enjiniring Pertanian

Serpong-Sebanyak 70 Mahasiswa/I semester V Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) lakukan Antigen sebagai salah satu tahapan memperlancar pelaksanaan Perkuliahan Tatap Muka (PTM).
Sebagai mahasiswa semester V yang telah memasuki semester akhir tentunya pembelajaran tatap muka ini sangat diperlukan guna pendalaman kompetensi maupun tugas akhir baik dalam bidang alat dan mesin pertanian, tata air pertanian dan pengolahan hasil pertanian secara khusus maupun pada bidang pertanian secara umum.
Diharapkan lulusan pendidikan tinggi vokasi dibidang enjiniring akan dapat mendukung tata kelola lewat penerapan sains, riset, dan teknologi yang lebih tepat dalam sektor pertanian dari hulu sampai dengan hilir yang berkelanjutan dan menghasilkan produk pertanian yang berdaya saing dengan nilai ekonomis tinggi.
Hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, pendirian Kampus PEPI merupakan komitmen Kementan dalam mempercepat pembangunan SDM pertanian serta meningkatkan kualitas tenaga yang terlatih, terampil sehingga dapat terserap ke dalam industri-industri.
PEPI sebagai pendidikan tinggi vokasi harus mampu menembus harapan-harapan kebutuhan bangsa yaitu menciptakan lulusan yang mampu berinovasi dalam bidang pertanian. Mahasiswa PEPI akan membangun sistem dan cara mengelola pertanian yang sesuai dengan harapan-harapan percepatan yang dibutuhkan pertanian di masa mendatang. Yaitu sistem yang mampu mengadaptasi seluruh perubahan-perubahan agroklimat yang ada.
“Kita butuh 2,5 juta anak-anak milenial untuk menggerakan pertanian. Sumber daya alam pertanian sudah tersedia banyak, untuk itu yang kita butuhkan sekarang adalah SDM yang lebih kuat dengan terapan science, riset dan teknologi agar lebih efektif dan berkualitas dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri, “ ujar Mentan
Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.
“Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul (job seeker) serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin (job creator),” ujar Dedi.
Dedi mengatakan bahwa pendidikan merupakan landasan pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan wawasan yang akan membentuk kompetensi pada sumber daya manusia, tak terkecuali sumber daya manusia pertanian yang merupakan faktor kunci pada peningkatan produktivitas pertanian.
Andy Saryoko Wakil Direktur III yang membidangi Bidang Kemahasiswaan dan Alumni membenarkan bahwa PEPI telah melakukan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) sebanyak 70 orang. Mahasiswa yang hadir merupakan mahasiswa Semester V dari program studi Teknologi Mekanisasi Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian dan Tata Air Pertanian.
PEPI telah melakukan tahapan dalam melaksanakan PTM tersebut diantaranya dilakukan Assesemen Kondisi Lingkungan dan Sarana Prasarana oleh SATGAS Covid19 Kabupaten Tangerang. 70 Mahasiswa yang hadir sudah melakukan Vasinasi COVID-19 dan terdaftar di aplikasi Peduli Lindungi.
Tentunya dalam penerapan PTM ini PEPI secara khusus telah mempersiapkan persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa/I sebelum memasuki area kampus, diantaranya mewajibkan dalam pemilikan sertifikat vaksin, pengecekan suhu, dan pengisian self assesmen.
“Untuk menekan Penyebaran virus Corona atau COVID-19 di mahasiswa PEPI wajib menerapkan perilaku hidup disiplin. Membiasakan dan mewajibkan diri untuk mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu kunci pencegahan penyebaran virus COVID-19. Namun, dibutuhkan perilaku disiplin dari dari sendiri, juga sangat perlu untuk dilakukan secara kolektif dengan penuh kesadaran” Tegas Andy Saryoko.

 347 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Perlu Bantuan?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu?